Mengalahkan Nafsu Dan Memusuhi Syetan

Kali ini kita akan mengupas tentang masalah yang sering dibicarakan dalam rangka meningkatkan keimanan kepada Allah SWT, yaitu mengalahkan Nafsu dan Memusuhi Syetan. Dari judul bahasannya sudah jelas bahwa keduanya
(nafsu & setan) adalah sejenis makhluk yang lebih ganas dari monster yang siap menyerang kita setiap saat.

Seharusnya orang yang berakal mengendalikan keinginan nafsunya dengan lapar. Dengan lapar, musush Allah Ta’ala bisa kita kalahkan. Perlu dipahami disisni bahwa lapar itu tidak sama dengan kelaparan ya…hehehee, kalau orang sudah kelaparan malah makin mudah diserang oleh nafsu dan syetan. Lapar disini maksudnya adalah berpuasa, dan berpuasa yang dimaksud bukan puasa zahir saja melainkan puasa zhahir dan Bathin

Mengapa harus lapar?, lapar adalah salah satu cara mudah untuk mengalahkan nafsu dan syetan,  sebagaimana sabda Nami Muhammad SAW:

“Sesungguhnya syetan menjalari anak adam lewat aliran darah, maka sempitkan aliran itu dengan lapar”

Sesungguhnya dihari kiamat, orang yang dekat dengan Allah ialah orang-orang yang sering lapar dan haus. Dan suatu perkara besar yang Merusak anak Adam ialah Persoalan Perut. Lantaran keinginan perut itu pulalah makanya Adam dan Hawa sampai terusir dari surga. Sama-sama telah sering kita dengar sejarahnya, ketika Tuhan melarang mereka makan buah khuldi, mereka tidak kuasa menahannya , lalu mereka memakannya, Akhirnya aurat mereka kelihatan. Disini nampak  jelas bahwa perut bisa menumbuhkan keinginan nafsu.

Sebagian Hukama berkata; “Barang siapa yang selalu condong terhadap nafsu, maka ia menjadi tawanan nafsu yang selalu mencintai keinginan-keinginannya. Ia semakin terjebak, dan hatinya tidak bisa menerima faedah. Barang siapa yang menyiram anggota tubuhnya dengan nafsu, artinya ia telah menanam pohon penyesalan dalam hatinya.”

Sesungguhnya Allah SWT telah menciptakan makhluk tiga macam:

1.    Allah menciptakan Malaikat yang dilengkapi Akal tanpa Nafsu
2.    Allah menciptakan Binatang yang dilengkapi Nafsu tanpa Akal
3.    Allah menciptakan Manusia, lebih baik dari keduanya (Akal & Nafsu)

Petuah Imam Al-Ghazali “Siapa yang bisa mengalahkan nafsu, ia lebih baik dari Malaikat”

Semoga bermanfaat Klik Disini sebagai persahabatan

0 komentar:

Posting Komentar

Dilarang Menyematkan Link Aktif . . .! , Silakan Berkomentar Sesuai "Topik" Dengan Baik Dan Benar (No Porno dan SARA) ya.


Terima Kasih

 
AGHAS HIJAOE © 2016. All Rights Reserved
Template by Blogger Theme
Powered by Blogger
Top