HALUSINASI

Banyak orang termasuk kita yg masih bingung tentang berbagai berita yg memberikan informasi tentang keberadaan sosok makhluk gaib yg bernama hantu. Sekarang kita coba mengetahui pemahaman ilmiah tentang hantu yg dirangkum dari buku The Unexplained Series: Ghosts karya John Guy.

Berbeda dengan kajian metafisika, buku tersebut lebih banyak membahas fenomena hantu dari sudut ilmiah. Berikut beberapa kutipan yg sangat menarik untuk kita ketahui dari buku tersebut:
  • Banyak foto tentang hantu terbukti hanyalah tipuan. Foto-foto ini populer pada akhir abad ke-19 ketika fotografi masih merupakan teknologi baru. Teknik yg paling mudah adalah dengan mengabadikan dua obyek di satu film.
  • Obat-obatan seperti alkohol, mariyuana, LSD dan kokain mempunyai efek yg sangat besar terhadap otak dan kadang menyebabkan halusinasi. Akan tetapi, obat-obatan dapat mengubah kesadaran pemakainya, sehingga seolah-olah otak melihat sesuatu yg tak kasat mata. Proses kita melihat hantu mungkin dapat dijelaskan seperti itu.
  • Pada malam hari cahaya yg terlihat melintasi rawa sering dianggap sebagai hantu. Padahal, sebenarnya cahaya itu adalah pembakaran spontan gas rawa.
  • Terowongan cahaya putih yg dilihat selama beberapa saat menjelang ajal dianggap mengisyaratkan perjalanan panjang menuju akhirat. Penelitian ilmiah baru-baru ini menghasilkan penjelasan bahwa menjelang ajal, orang akan kehilangan indranya dan menimbulkan halusinasi di otak. Kekurangan oksigen di otak juga dapat mempengaruhi sel dalam kulit otak dan akan menimbulkan munculnya terowongan serta efek cahaya putih.
  • Kemungkinan, korban tindak kekerasan seperti pembunuhan menghasilkan zat kimia seperti adrenalin atau muatan listrik tegangan tinggi secara berlebihan dalam tubuhnya. Kelebihan ini dapat memicu munculnya bayangan atau medan energi ke udara sekelilingnya. Dalam kondisi yg tepat bentuk tersebut mungkin akan tampak seperti hologram, suatu bayangan yg tidak jelas wujud fisiknya. Hantu kadang dianggap sebagai jiwa/roh yang terjebak di bumi dan tdk mampu melampui sarana spiritual
  • Suku Aborigin di Australia memperlakukan kerabat yg mati dengan penuh hormat. Mereka tidak takut dengan kematian. Mereka menyambut roh orang mati untuk bergabung dalam upacara-upacara mereka.
  • Aktivitas Poltergeist (roh jahat) yg meliputi pelemparan benda-benda ke udara, tetapi kadang-kadang mereka tiba-tiba muncul. Pada tahun 1998 sebuah pisau tiba-tiba melayang nyaris mengenai telinga penyelidik yg berada disebuah rumah di Nothern Territory of Australia.  Sudah banyak bukti mengenai aktifitas Poltergeist tersebut. Tetapi sumber kekuatannya masih menjadi misteri. Kebanyakan aktivitas poltergeist tertuju kepada remaja putri yg sedang mengalami perubahan fisik saat masa pubernya. Remaja putri ini menjadi sasaran aktivitas poltergeist karena mungkin aktivitas mental dan kimiawi tubuh yg sedang memuncak itu mempengaruhi lingkungan.
  • Pada PD I, pasukan Inggris dikalahkan tentara Jerman di Mons, Belgia karena muncul bayangan St. George dan pasukan pemanahnya di Langit yg menyerang pasukan Inggris .
  • Pertempuran hidup atau mati sudah pasti menyebabkan pelepasan adrenalin dalam jumlah besar. Cerita Pemanah dari Mons mungkin merupakan akibat histeria massa atau pembuktian memori kolektif dari kejadian yg telah lama berlalu. Orang sering melihat apa yang ingin mereka lihat. Tiga pengamat yg berbeda tentang kejadian yg sama misalnya tentara, pastor dan ilmuwan akan menjelaskan menurut pemahaman masing-masing.
§         Tentara mungkin melihat bala tentara hantu dilangit,
§         Pastor melihat cahaya tuhan,
§    Sementara ilmuwan melihat bola bercahaya atau menafsirkan penampakan lain sebagai akibat dari pikiran yang terlalu lelah.
    
  • Penjelasan mengenai kapal hantu yg sering dilihat pada abad 16 – 18 adalah pelaut sering melakukan perjalanan panjang di laut yg berombak. Mereka bisa kehilangan arah, kelaparan atau terganggu jiwanya. Hal ini dapat mengubah kepekaan pancaindra mereka sehingga mereka mempercayai hal-hal yg sebenarnya tidak mereka lihat, seperti halnya mengalami halusinasi.
  • Manusia hidup dalam misteri, ilmu pengetahuan menjelaskan banyak hal tentang misteri kehidupan dan kematian sehingga sebagian orang merasa kurang pengetahuan rohaniah, sesuatu di luar dirinya yg dapat dipercayai. Mungkin, mempercayai dunia supranatural merupakan usaha untuk mengisi kekurangan ini. Selain itu, kepercayaan adanya hidup sesuadah mati membuat pikiran menjadi tenang. Karya sastra dan film tentang hantu dapat menghibur kita dan memenuhi kebutuhan spiritual, meskipun tidak didukung oleh fakta yg nyata.
  • Tahun 1939 Semyon Kirlian, seorang insinyur Rusia, menemukan perangkat medis untuk mengabadikan energi listrik dan biogenetik yang dikirim oleh tubuh manusia. Meskipun penggunaannya tetap kontroversial, beberapa dokter menggunakan teknik tersebut untuk mendiagnosa kanker & gangguan jiwa. Setelah meninggal, energi seseorang meninggalkan bayangan seperti hantu
  • Untuk beberapa alasan, kepulauan Inggris menjadi fokus kegiatan supranatural. Penduduk di sana lebih sering melihat UFO, hantu & fenomena aneh lainnya dibadingkan dengan penduduk di daerah lain di dunia. Setiap tahun banyak dilaporkan mengenai penampakan hantu. Inggris pun dijuluki sebagai Ibukota hantu dunia. Penjelasan orang Inggris terkenal karena imajinasinya yang subur. Banyak karya sastra & penemuan ilmiah dihasilkan oleh orang Inggris. Mungkin karena pikiran mereka kreatif mendorong mereka untuk mengetahui misteri yg tak pernah ada, lalu membumbuinya dan menceritakannya sebagai mitos. Selain itu, keadaan cuaca kepulauan Inggris yang suram (sering berkabut) dapat menyebabakan terbentuknya banyangan aneh yg kadang-kadang dianggap sebagai hantu.
  • Pada umumnya pembebasan orang yg kerasukan roh jahat (eksorsimen) dilakukan oleh pemimpin agama. Hal tersebut adalah masalah sugesti (pikiran yang menguasai tubuh). Seseorang dapat dikuasai roh karena mereka percaya bahwa hal itu memang dapat terjadi. Orang-orang yg yakin bahwa mereka dikuasai roh jahat akan pergi ke pemimpin agama yg dapat dipercaya dan mampu membebaskannya dari roh jahat. Kenyataannya, mereka mungkin sebenarnya tidak pernah dikuasai roh jahat; semua hanyalah pikiran mereka belaka
  • Pemunculan hantu sering terjadi bersamaan dengan fluktuasi yg dapat dicatat dalam medan elektromagnetik yg diukur dengan alat khusus. Sebagian orang yg tidak percaya, misalnya Ilmuwan dari Laurentian University of Sudbury di Ontario, Kanada, menyatakan bahwa fluktuasi alami di medan elektromagnetik bumi dapat menyebabkan otak manusia berhalusinasi dan “menciptakan” gambaran hantu
  • Salah satu fenomena umum selama ada aktivitas poltergeist adalah perubahan suhu secara dramatis, seperti yg tercatat melalui termometer inframerah dalam Penyelidikan di Mulhouse Prancis. Ketika hantu muncul suhu sekitarnya turun sebesar 35oC. Tidak mengherankan, kalau orang yg melihat hantu sering menggigil kedinginan.
  • Di banyak tempat pemburu hantu yg antusias hanya bisa memburu “ekornya” sendiri. Ketika penyelidik paranormal diminta untuk menyelidiki bangunan yang angker, apakah mereka sepenuhnya yakin bahwa fenomena yg mereka temui bukanlah hasil dari penghalaman bawah sadar mereka? Berdasarkan penelitian yg dilakukan Brooke’s Smith, Hunt dan Batchelor, diperoleh hasil kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa paranormal sungguh-sungguh karena yakin dan sangat diharapkan untuk terjadi. Sesungguhnya kita perlu waspada dengan situasi ketika penyelidik paranormal yg sangat antusias telah menemukan roh-roh halus di tempat yg sebelumnya tidak ada peristiwa paranormal. Mungkin, penggunaan perlengkapan canggih yg telah ditemukan menjadi tidak realitis lagi kalau dugaan bahwa pikiran manusia dapat mempengaruhi dunia fisik telah terbukti.
(sumber: Irwan Ghailan, ”Salah Paham tentang Setan, Jin, Roh,  Hantu dan Sihir”, Jakarta 2004)
 
AGHAS HIJAOE © 2016. All Rights Reserved
Template by Blogger Theme
Powered by Blogger
Top