Bagan Kolesterol
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk Menurunkan Dan Mencegah Kolesterol tinggi, baik secara alami maupun kimiawi. Sebelum menurunkan maupun mencegah kolesterol tinggi, sebaiknya kita harus mengetahui terlebih dahulu kadar kolesterol yang terdapat dalam tubuh kita. Untuk mengetahui kadar kolesterol ini kita harus melakukan tes atau pemeriksaan kadar kolesterol dalam darah, dari hasil pemeriksaan tersebut akan didapat data perkiraan kadar kolesterol yang beredar dalam sirkulasi darah, sehingga kita dapat melalukan tindakan pereventif untuk mencegah terjadinya penyakit degeneratif seperti stroke, jantung dan lainnya yang berhubungan dengan pembuluh darah.

Pemeriksaan kadar kolesterol dapat dilakukan melalui berbagai Laboratorium, rumah sakit, tempat prakter dokter, apotik, dll. Pada zaman sekarang sering juga kita saksikan adanya pemeriksaan dan pengobatan gratis yang dilakukan oleh berbagai instansi, organisasi maupun LSM. Untuk mendapatkan data yang lengkap dan akurat sebaikya kita melakukan tes/pemeriksaan kadar kolesterol total di laboratorium atau rumah sakit resmi dan terpecaya.

Mencegah Dan Menurunkan Kolesterol sangat penting setelah kita mengetahui atau mendapatkan data dari hasil pemeriksaan kolestrol total. Berikut ini Klasifikasi Tingkat Total Kolesterol LDL dan HDL dan Trigliserida:

Tabel Klasifikasi Kolesterol

Jika tingkat total kolesterol kita antara 5,2 sampai 6,1 mmol/L, maka risiko untuk penyakit jantung koroner kita akan meningkat. Jika tingkat total kolesterol kita 6,1 mmol/L keatas, berarti Kita mengalami hiperkolesterolemia, yang terpengaruh oleh beberapa faktor seperti: genetik, diabetes melitus, obesitas, dan pola makan tidak sehat.

Tingkat LDL yang normal tergantung pada risiko penyakit jantung yang sudah diderita. Jika Kita sudah berpenyakit jantung koroner, penyakit vaskuler perifer, atau diabetes, maka Kita berada dalam grup risiko tinggi. Sebaliknya, jika Kita tidak atau hanya memiliki satu faktor risiko, nilai LDL lebih tinggi dapat diterima sebelum intervensi obat-obatan.

HDL melindungi kita dari serangan penyakit jantung, semakin tinggi tingkat HDL yang kita miliki, maka akan semakin baik. Tingkat kurang dari 1,0 mmol/L adalah rendah dan dianggap sebagai faktor risiko. Risiko penyakit jantung lebih rendah jika tingkat HDL adalah 1,0 mmol/L keatas. Biasanya  para Wanita cenderung memiliki kolesterol HDL lebih tinggi dibandingkan Pria.

Tingkat trigliserida yang lebih tinggi dari batas normal, juga akan membuat potensi risiko penyakit kardiovaskuler Kita lebih besar. Peningkatan  trigliserida umumnya lebih tinggi pada orang yang mengalami obesitas atau dengan diabetes kurang terkendali. Seiring dengan bertambahnya usia dan meningkatnya kelebihan berat badan, biasanya tingkat trigliserida dan kolesterol Kita akan meningkat juga.

Beberapa faktor umum yang dapat meningkatkan kolesterol Adalah termasuk keturunan, diet, berat badan, ketidakaktifan fisik, usia, kelamin, alkohol, dan stres. Namun, kolesterol darah tinggi sendiri tidak memiliki gejala, sehingga sangatlah penting untuk mengecek tingkat kolesterol Kita secara teratur, untuk mengurangi kemungkinan penyakit jantung koroner.

Kolesterol darah normal adalah kurang dari 5 mmol/l. Jika antara 5 dan 6,5 mmol/l, Kita dapat menguranginya dengan diet. Jika lebih tinggi dari 6,5 mmol/l Kita harus meminum obat selain menyesuaikan diet Kita.

Berikut ini adalah 15 jenis makanan yang bersumber dari Majalah Kesehatan [http://majalahkesehatan.com/15-makanan-yang-menurunkan-kadar-kolesterol] yang bermanfaat dalam Mencegah Dan Menurunkan Kolesterol darah Kita:
  • Kacang-kacangan. Kenari, almond dan kacang-kacangan lainnya dapat mengurangi kolesterol darah. Penelitian telah menunjukkan bahwa memakan beberapa kenari setiap hari dapat menurunkan kolesterol Kita sebanyak 27 persen. Menurut lembaga pengawasan obat dan makanan AS (FDA), memakan sekitar segenggam (42,5 gram) kacang almond, hazelnut, kacang tanah, pecan, kacang pinus, kacang pistachio dan walnut, dapat mengurangi risiko penyakit jantung. Kandungan lemak Omega-3 dan antioksidan pada kacang-kacangan bekerja untuk merehabilitasi kerusakan arteri yang disebabkan oleh lemak jenuh.

  • Teh hijau. Penelitian di Jepang menemukan bahwa theanine pada teh hijau bermanfaat meningkatkan kolesterol baik dan mencegah pembentukan kolesterol jahat. Kita harus meminum minimal empat cangkir teh hijau bebas gula setiap hari untuk mendapatkan manfaatnya.

  • Tomat. Meminum dua gelas jus tomat sehari menurunkan kolesterol jahat dari tubuh Kita secara signifikan.

  • Buah Anggur. Buah anggur merah meningkatkan kolesterol baik. Dianjurkan untuk minum dua gelas jus anggur setiap hari.

  • Blueberry. Blueberry mengandung sejumlah besar zat yang melawan kolesterol jahat. Senyawa dalam blueberry (pterostilbene) dapat membantu menurunkan kolesterol seefektif obat komersial dengan efek samping yang lebih sedikit.

  • Plum. Seperti blueberry, plum memiliki sejumlah besar materi yang menurunkan kolesterol.

  • Produk kedelai. Produk kedelai seperti susu kedelai, tahu dan tempe tidak hanya mengurangi kolesterol Kita, tetapi juga kaya protein.

  • Bawang putih. Bawang putih memiliki efek positif pada kolesterol jahat Kita sembari menjaga kolesterol baik. Banyak uji klinis telah melihat peran dan manfaat bawang putih pada penyakit jantung, terutama dengan menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida. American Dietetic Association menyarankan agar mendapatkan manfaat kesehatan bawang putih, kita harus mengonsumsi 600 – 900 mg (sekitar 1 siung segar) per hari.

  • Minyak zaitun. Minyak zaitun dapat mengurangi kolesterol jahat dari tubuh Kita. Para peneliti di Universidad Autonoma de Madrid (Spanyol) menemukan bahwa diet yang diperkaya minyak zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL).

  • Minyak Kelapa. Penelitian Dr. Mary Enig MS dari Nutritional Sciences dan penelitian lainnya menyebut bahwa minyak kelapa alami (non-hidrogenasi) meningkatkan kolesterol baik (HDL).

  • Alpukat. Lemak tak jenuh pada alpukat adalah jenis yang menyehatkan karena dapat meningkatkan kadar kolesterol HDL Anda.

  • Flaxseed oil. Minyak biji rami dapat menurunkan tekanan darah pada laki-laki dengan kolesterol tinggi. Dalam studi tiga bulan terhadap 59 pria paruh baya, mereka yang mengonsumsi suplemen minyak biji rami setiap hari mengalami penurunan tekanan darah secara signifikan.

  • Ikan dan minyak ikan. Sebuah studi dari Universitas Sains dan Teknologi Norwegia menemukan bahwa orang dengan diabetes tipe 2 yang mengonsumsi dosis tinggi minyak ikan selama sembilan minggu menurunkan konsentrasi kolesterol dalam tubuh mereka.

  • Buah delima. Sebuah studi oleh National Academy of Sciences (AS) menunjukkan bahwa jus buah delima mengurangi penumpukan plak kolesterol dan meningkatkan produksi oksida nitrat yang membantu mengurangi plak arteri.

  • Yogurt dengan probiotik. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa probiotik Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus reuteri benar-benar membantu menurunkan kolesterol. Mereka bekerja dengan mencegah reabsorpsi kolesterol kembali ke aliran darah.

Demikian informasi Tips Kesehatan ini disharekan di Aghas Hijaoe, semoga dapat menambah wawasan kita dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan kita khususnya untuk Mencegah Dan Menurunkan Kolesterol Tinggi.
 
AGHAS HIJAOE © 2016. All Rights Reserved
Template by Blogger Theme
Powered by Blogger
Top