Qarin Manusia Dari Golongan Malaikat Dan Jin

Qarin Manusia Dari Golongan Malaikat Dan Jin Telah Ada Sejak Lahir - Menyambung postingan kami tentang Khodam Pendamping Sebelumnya, pada postingan tersebut ada disinggung tentang Qarin. maka pada kesempatan ini kembali kami publikasikan informasi tentang Qarin Manusia Dari Golongan Malaikat Dan Jin. Telah kita ketahui bersama bahwa tiap-tiap manusia juga di disertai Qarin ketika di lahirkan. Qarin inilah yang menjadi cikal bakal pembahasan Khodam Pendamping yang ada pada diri manusia. khodam hanyalah istilah atau gelar, jadi khodam bukan nama makhluknya tapi hanya istilah makhluknya. Diambil dari kata bahasa arab, Khodam berarti pelayan atau pembantu. Bagi kalangan paranormal, Khodam diartikan sebagai makhluk halus dari jenis jin yang menjadi pembantu manusia.

Khodam yang mendampingi manusia ada dari golongan Malaikat dan dari golongan Jin. Jin Qarin adalah makhluk gaib dari bangsa jin yang diciptakan oleh Tuhan untuk menjadi teman kita semenjak bayi, yang ditugasi untuk mendampingi setiap manusia dengan tugas menggoda, membisikan was-was dan menyesatkan.

Perkataan qarin berasal daripada bahasa Arab yang berarti "teman", "pasangan" atau "pendamping". Kata qarin kemudian digunakan oleh kalangan Muslim Asia Tenggara, diartikan sebagai makhluk-makhluk halus yang sentiasa mendampingi manusia, sejak seseorang itu dilahirkan hingga dia meninggal dunia, kemudian sampai pada hari kebangkitan.

Perbedaan Jin Qarin Dengan Jin Biasa

Jin Biasa adalah yang hidupnya di alam jin, alam ghaib, yaitu suatu alam yang terpisah dengan alam manusia, sebagaimana cuplikan firman-Nya:

Qarin Manusia Dari Golongan Malaikat Dan Jin

“Sesungguhnya ia (syaitan) dan pengikut-pengikutnya (para jin) melihat kamu (manusia) dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka”. (QS Al-‘Araf: 27).

Sedangkan Jin Qarin hidupnya di alam manusia, dikatakan alam manusia sebagai alam tempat hidupnya Jin Qarin, karena Jin Qarin menyatu dengan gerak langkah manusia. Jin Qarin adalah jin yang tugasnya mendampingi manusia dari pada saat manusia lahir sampai manusia meninggal. Wujud Jin Qarin amat sama dengan wujud manusia yang menjadi tuannya.

Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda:
“Setiap orang di antara kalian telah diutus untuknya seorang qarin (pendamping) dari golongan Jin”. (Hadits Riwayat Muslim).

Nah karena Jin Qarin secara terus-menerus mendampingi manusia yang menjadi tuan sepanjang hidupnya, maka berarti Jin Qarin hidupnya tidak di alam ghaib (alam jin), tetapi hidup di alam manusia untuk mendampingi kita.


Dalil Tentang Qarin Sebagai Pendamping Manusia

Dari Abdullah bin Mas’ud berkata, ”Tidaklah satupun dari kalian kecuali ia telah di beri Qarin dari jin dan Qarin dari malaikat. Para sahabat bertanya, ”Begitu juga kepadamu, Ya Rasulullah?” Beliau bersabda, ”Kepadaku juga, hanya saja Allah telah menolongku untuk menghadapinya, dan tidaklah ia (Qarin) menyuruhku kecuali kepada kebenaran” (HR.Ahmad)

Dalam masalah ini ada ulama yang berpendapat bahwa peluang masuknya jin Qarin ke Islam bukan hanya berlaku untuk jin Qarin Rasulullah SAW pribadi, Setiap kita bekesempatan untuk mengislamkan Jin Qarin sebagaimana yang dialami Rasulullah.(DR.Umar Sulaiman Al-Asyiqar dalam bukunya ”Alamul Jinni Wa Syayatin”)

Syaikh Ibnu Utsaimin ditanya, “Apa itu qarin?” Beliau menjawab, “Qarin adalah setan yang ditugasi untuk menyesatkan manusia dengan izin Allah. Dia bertugas memerintahkan kemungkaran dan mencegah yang ma’ruf. Ayat di bawah ini adalah salah satu bentuk bisikan syaitan saat kita akan menafkahkan sebagian dari hasil usaha kita, dimana kita dianjurkan memberikan sedekah yang baik-baik, Sebagai berikut:

Qarin Manusia Dari Golongan Malaikat Dan Jin

“Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 268).

Qarin Manusia Dari Golongan Malaikat Dan Jin

Barang siapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Qur'an), Kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya. (QS .Az-Zukhruf :36)

Bukti Adanya Qarin Dalam Diri Manusia

Pada suatu ketika batin kita mengalami gejolak saat menghadapi satu masalah, yang menuntut untuk segera menentukan sikap, atau saat menghadapi suatu pilihan yang membuat pikiran bimbang, tiba-tiba terasa dalam diri kita seperti ada makhluk yang membisikkan sesuatu untuk memilih pilihan tertentu, atau saat azan berkumandang, muncul dalam benak kita untuk segera meninggalkan pekerjaan lalu menunaikan sholat, tapi pada saat yang sama seakan ada yang membisikkan ,”Nanti saja…! selesaikan pekerjaan dulu”. Itu berarti Jin Qarin ada di dalam diri manusia yang sedang bertugas untuk tugas menggoda, membisikan was-was dan menyesatkan.

Tugas Qarin Dalam Kehidupan Kita

Tugas utama Qarin baik itu Qarin dari golongan Jin maupun dari golongan Malaikat, adalah bertugas sebagai pembisik, Qarin dari Jin membisikkan untuk berbuat jahat, sedangkan Qarin dari Malaikat membisikkan kepada manusia untuk berbuat kebaikan dan ketaatan.

Abdullah bin Mas’ud berkata, Rosulullah saw bersabda:
“Sesungguhnya syaitan itu melakukan bisikan sebagaimana malaikat juga melakukan bisikan, adapun bisikan syaitan, intinya mengajak untuk berbuat keburukan dan mendustakan yang haq. Sedangkan bisikan malaikat, intinya mengajak untuk berbuat kebaikan dan membenarkan yang haq. Barang siapa menjumpai pada dirinya ajaran kebenaran, hendaklah ia selalu memuji dan bersyukur kepada Allah SWT, dan barang siapa menjumpai bisikan kejahatan, hendaklah ia berlindung kepada Allah dari godaan syaitan.”

Allah SWT juga telah Berfirman sesuai ayat di atas:

“Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjanjikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 268).

Apakah Jin Qarin Juga Ikut Mati Saat Manusia Meninggal?

Sampai saat ini kami belum menemukan dalil yang menyatakan bahwa Qarin manusia juga ikut mati saat manusia itu mengalami kematian. Dari beberapa sumber/riwayat memang ada yang menyampaikan bahwa qarin hanya menyertai manusia saat masih hidup di dunia, yang menunjukkan bahwa dengan berakhirnya usia manusia, maka jin ini akan meninggalkannya. Karena tugas Jin/Syaitan untuk menggoda manusia, maka saat manusia telah mati otomatis tidak bisa di goda lagi, artinya tugas Qarin tersebut telah berakhir.

Ketika manusia mati maka akan terputus semua amalnya, kecuali tiga hal: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang mendoakannya. (HR. Muslim).

Cara Melindungi Diri Dari Jin Qarin

Setiap manusia memiliki jin pendamping yaitu yang disebut Jin Qarin,  jin ini memiliki bentuk tubuh, wajah, hobi /kebiasaan aktifitas, dan lain-lain yang sama persis seperti orang yang dia dampingi, karena dia sebangsa Jin jadi kita sebagai manusia biasa tidak sembarang bisa melihat jin, hanya orang tertentu yang bisa melihat jin tanpa bantuan ritual khusus.

Untuk melindungi diri kita dari berbagai bisikan Jin Qarin yang menyesatkan, sebaiknya kita senantiasa dalam keadaan bersuci zhahir maupun bathin, suci fikiran dan hati, senatiasa beribadah dan berzikir kepada Allah SWT.


 
AGHAS HIJAOE © 2016. All Rights Reserved
Template by Blogger Theme
Powered by Blogger
Top